Murniati : 10 PNS Terjerat Narkoba
KOLAKAPOS, Kendari--Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Murniati menyebutkan sedikitnya 10 pegawai
negeri sipil di daerah setempat terjerat kasus narkoba selama 2017.
"Yang menangkap kebanyakan adalah pihak kepolisian dan bekerja sama dengan pihak BNN, ada
pegawai lingkup pemkot kendari dan juga lingkup Pemprov Sultra" kata Murniati di Kendari, Senin.
Ia mengaku, jumlah oknum pegawai yang terjerat dan kedapatan narkoba itu tergolong lebih banyak
dibanding pada periode yang sama tahun lalu.
"Oknum PNS yang terlibat narkoba tersebut, hingga kini masih menjalani proses pidana maupun
rehabilitasi rawat inap dan rawat jalan, sedangkan yang sebagai pengedar sedang menjalani proses oleh
pihak kepolisian," katanya.
Menurut dia, tingginya angka pengguna narkoba itu diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya
pengaruh lingkungan, ekonomi serta tekanan pekerjaan.
"Kami berharap juga oknum PNS yang merasa selama ini pengguna narkoba agar segera melaporkan
diri ke pihak BNN untuk dilakukan perawatan. Jangan sampai nanti ditangkap polisi baru ketahuan,"
katanya.
Murniati mengatakan, langkah antisipasi untuk mengurangi penggunaan obat terlarang itu, pihak BNN
Kota Kendari bersama sejumlah instansi teknis terus melakukan sosialisasi kepada ASN.
"Kami sangat berharap bantuan kepada semua SKPD untuk intens mengadakan sosialisasi atau
penyuluhan bahaya narkoba untuk meminimalkan peredaran narkoba di tataran pegawai negeri sipil,"
katanya. (p2/hen)