Serapan Anggaran Kurang, Saleh Lasata Minta Kontraktor Segera Lakukan Pencairan
KOLAKAPOS, Kendari--Menanggapi serapan anggran yang masih kurang sampai dengan September bulan ini baru sekitar 60%, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur
Sultra Saleh Lasata meminta agar para kontraktor untuk tidak menunda-nunda proses pencairan.
Sebab menurutnya lambatnya pencairan dilakukan oleh para kontraktor inilah penyebab utama lambatnya penyerapan anggaran.
"Banyak dari pengusaha yang tidak mau mencairkan dananya, Kadang-kadang mereka tahap 1 langsung tahap 3 pencairannya mereka
simpan simpan, itu kadang-kadang menyulitkan Kita dia tabung-tabung nanti di akhir-akhir baru dia mau ambil uangnya dia tidak tahu kalau
itu mempengaruhi daya serap kita,"katanya. Senin (18/9).
Padahal lanjutnya penyerapan anggaran ini mendapatkan penilaian dari menteri keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan
dana perimbangan.
"Itu dinilai oleh Kementerian Keuangan dan yang akhirnya mengakibatkan kita rugi juga kadang-kadang tidak terserap lagi jangan dikasih
dana perimbangan yang maksimal dikurangi," jelasnya.
Olehnya itu dirinya meminta Kepada para semua pihak yang terlibat dalam penyerapan anggaran ini untuk sama-sama bisa bekerja sesuai
prosedur tanpa adanya penundaan pekerjaan maupun pencairan.
"Kita perlukan pengertian dari semua pihak baik pimpinan SKPD yang mengendalikan pekerjaan dan juga pada pengusaha juga untuk
bersama-sama mau menjaga," jelasnya.
Data serapan anggaran yang sampai september bekisar 60 % juga disebabkan masi masih ada beberapa para pimpinan Satuan Perangkat
Daerah (SKPD) yang belum menyampaikan laporan mengenai besaran serapan anggaran.
"Mungkin yah data yang masuk baru mencapai 60% itu tapi ada hal-hal lain yang menyangkut data yang tidak lengkap, mungkin laporan
belum masuk," tandasnya. (k1/b/hen)