AMPH Datangi Polres Baubau

  • Bagikan

Laporkan Lukman

KOLAKAPOS, Kendari--Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH), kembali melakukan aksi unjuk rasa di Polres Bau bau, terkait dugaan korupsi yang dilakukan Lukman Abunawas atau yang akrab disapa LA saat menjabat sebagai Bupati Konawe. Dalam tuntutannya para pengunjuk rasa mengatakan, LA harus meminta maaf, karena telah mengeluarkan kata-kata yang berbau ancaman kepada AMPH lainnya, saat melakukan aksi di Kota Kendari Sultra beberapa waktu yang lalu. Sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, sangat tidak elok seorang pejabat bertutur kata layaknya preman. "Seharusnya dia (LA, red) memberikan contoh yang baik kepada kita, bukan mengancam, dan menyuruh preman untuk mencari kami," teriak koordinator lapangan Herman di depan kepolisian.Bau-bau Rabu, (04/10). Lanjutnya, periksa dan tangkap LA, karena diduga telah menggelapkan uang pengadaan roda dua, namun kendaraan tersebut fiktif. "Dikemanakan dana tersebut, sementara bukti fisik tidak ada, dan kalau Bakal Calon Gubernur itu tidak tidak bisa ditindaki maka kami akan adakan aksi unjuk rasa besar besaran untuk itu," ucapnya. Pihaknya akan terus membangun koordinasi antar kader AMPH di seluruh kabuoaten/Kota dan melaporkan perihal ancaman itu ke Markas Besar (Mabes) Polri. "Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas, dan kami akan lakukan demo besar besaran, jika Sekda provinsi Sultra itu tidak ditangkap oleh pihak penegak hukum," jelas Herman. Ditempat yang sama salah seorang kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, pihaknya meminta kepada para pengunjuk rasa untuk selalu membangun koordinasi kapanpun itu, jika ada hal-hal yang mencurigakan. "Kami terlebih dahulu melakukan penyelidikan terkait tuntutan teman teman, jadi mohon untuk bersabar," tuturnya singkat. (P2/hen)
  • Bagikan