Peringati HUT TNI Ke-72, Yonif 725 Tampilkan Atraksi Yongmodo

KOLAKAPOS, Kendari--Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 di Alun-alun MTQ Square Kendari, Sulaweai Tenggara (Sultra), dimeriahkan dengan berbagai atraksi militer yang digelar oleh TNI. Salah satunya, Atraksi bela diri Yongmodo oleh Yonif 725 Woroagi. Dalam perayaan tersebut ratusan masyarakat sangat antusias mengikuti peringatan HUT tersebut. Kamis, (05/10) pagi.
Kasrem 143/HO Letkol Agus Wijoyo pada kesempatan itu mengatakan, aksi para TNI dalam pertunjukan atraksi bela diri tersebut, sontak membuat penonton terkagum - kagum. "Dengan bertambahnya usia TNI yang ke-72, mampu bersinergi bersama masyarakat. Terutama dalam menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ucapnya.
Selaib itu Ia mengatakan, semoga semua yang ditampilkan dalam rangkaian upacara kali ini dapat memberikan gambaran yang utuh tentang pembangunan kekuatan dan profesionalisme Prajurit TNI, sehingga bisa menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia terhadap TNI. "Penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan kekuatan TNI yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun anggaran 2017. Dengan demikian tema pada kegiatan HUT ke-72 ini adalah "Bersama Rakyat TNI Kuat", makna yang terkandung di dalam tema tersebut adalah, TNI tumbuh dan berkembang, serta berjuang bersama rakyat. Inilah esensi ciri kesejatian TNI yang tidak boleh pudar di tengah-tengah arus globalisasi, ujarnya.
Kekuatan TNI yang bersandar kepada rakyat, merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta bela negara. Kedekatan dan kebersamaan TNl-Rakyat adalah inti dan pusat kekuatan (centre of gravity) dari Sistem Pertahanan Semesta yang kita anut. "Pembangunan kekuatan TNI terus dilaksanakan dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan pada tahap sebelumnya guna menuju pencapaian pembangunan Postur Ideal, tutupnya. (P2/hen)