Tiga Pimpinan DPRD Bombana Kunker, Warga Sampai Anggota DPRD Mengeluh

  • Bagikan

KOLAKAPOS, Rumbia -- Sampai 1 Februari nanti, kemungkinan besar DPRD Bombana tidak akan menghasilkan apapun. Sebabnya, tiga pimpinan DPRD Bombana saat ini sedang bersamaan melakukan kunjungan kerja (Kunker) di kabupaten Madiun, Jawa Timur dan kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Buntutnya kemarin (27/1), sejumlah masyarakat yang akan mengadukan pemecatan perangkat desa secara sepihak, tidak mendapat kejelasan tuntutannya. "Kalau seperti ini siapa yang mau ambil keputusan terkait keluhan kami?," ungkap salah satu warga desa Anugerah kecamatan Lantari Jaya saat menyampaikan aspirasinya di DPRD Bombana. "Kami datang ke sini untuk mengetahui sejauh mana DPRD merespon aspirasi kami yang telah di sampaikan beberapa waktu lalu," tambahnya.

Ternyata, bukan hanya warga saja yang mengeluhkan kondisi tersebut. Salah seorang anggota DPRD Bombana yang meminta namanya dirahasiakan, juga kecewa dengan kunker para pimpinan. Ia menyebut kunker pimpinan DPRD Bombana sejak 26 Januari hingga 1 Februari itu membuat berbagai agenda mundur. Misalnya saja untuk pemecatan perangkat desa itu, telah diagendakan Rapat Dengar Pendapat. Namun karena pimpinan sedang Kunker, terpaksa RDPnya diundur.

Menurutnya, tidak elok jika seluruh pimpinan DPRD melaksanakan Kunker bersamaan. Paling tidak, satu diantaranya harus tetap berkantor. Apalagi, 31 Januari nanti, akan ada rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang telah diagendakan sebelumnya. "Kalau begini pekerjaan lembaga akan terhambat karena pengambil keputusan tidak ada ditempat, dan tentunya terpaksa diagendakan ulang," keluhnya. (k6)

  • Bagikan