Elpiji 3kg Langka, Dewan Adakan Rapat

  • Bagikan
KOLAKA POS, Wajo --Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menggelar rapat dengar pendapat Senin, 9 Januari. Hal tersebut terkait kelangkaan gas elpiji 3kg serta tingginya harga jual yang mencapai Rp 25.000. Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Wajo menghadirkan empat agen gas elpiji. Selain itu, turut hadir pula Kepala Bagian (Kabag) perekonomian Setda Wajo, M Arwes. Ditemui usai rapat, M Arwes mengatakan, Pertemuan kali ini merupakan rapat dengar pendapat dengan komisi II DPRD Wajo serta sejumlah agen gas elpiji yang ada di Kabupaten Wajo. Kata dia, Dalam rapat tersebut membahas tentang solusi kelangkaan serta kemahalan harga gas elpiji 3kg yang terjadi saat ini. ” Selain mencari solusi, diharapkan para agen agar sekiranya dapat mematuhi aturan tataniaga pendistribusian. Dalam hal ini, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga eceran tertinggi Rp 15.500,” Katanya Lanjut, M Arwes mengatakan, Berdasarkan pantaun kami khususnya dikabupaten Wajo adanya permaianan harga ditingkat pengecer dengan harga mencapai Rp 25.000. “Setiap minggu kami melakukan inpeksi ke agen maupun pangkalan. Sementara itu temuan kami di tingkat pengecer adanya permainan harga hingga Rp 25.000. Kami juga berharap penggunaan elpiji 3kg ini tepat sasaran serta harga ecerannya sesuai mekanisme pasar,”tegasnya Lebih lanjut, M Arwes menjelaskan dua tahun terakhir khususnya di Kabupaten Wajo adanya kondisi peralihan pemanfaatan gas elpiji 3kg ke sektor pertanian yang saat ini digunakan sebagai bahan bakar pompanisasi. “Khususnya di Kabupaten Wajo diharapkan ada penambahan kuota gas elpiji 3kg. Hal itu karena semakin bertambahnya kebutuhan masyarakat, saat petani memnafaatkan gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan bahan bakar pompanisasi,”ungkapnya (bkm/fajar)
  • Bagikan