Gubernur : Maknai HUT Sultra Dengan Semangat Membangun Daerah

  • Bagikan
KOLAKAPOS, Kendari -- Perayaan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara (Sultra) kini berakhir. Untuk itu, Gubernur Sultra Ali Mazi meminta HUT  Sultra harus dimaknai sebagai motivasi dan penambah semangat dalam membangun daerah Sultra agar lebih baik dimasa yang akan datang, (27/4)kemarin. "Diawali para pejuang berdirinya provinsi sulawesi tenggara oleh beberapa Gubernur yang telah menahkodai provinsi Sultra, tentunya telah memberikan kontribusi dan perjuangan untuk pembangunan daerah yang kita cintai bersama," imbuhnya. Ia mengucap puji syukur karena hingga saat ini Sultra terus bergerak maju dengan berbagai pencapaian pembangunan. "Alhamdulillah sampai saat ini, daerah Sulawesi Tenggara terus bergerak maju dan berkembang dengan berbagai pencapaian pembangunan di segala bidang. Untuk itu Saya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang tak terhingga dan terima kasih yang mendalam kepada para tokoh pejuang berdirinya provinsi sulawesi tenggara, dan kepada para mantan Gubernur, Pj gubernur dan wakil Gubernur, serta para tokoh Sultra,"paparnya. Dimana telah meletakan pondasi yang kuat sambung Ali Mazi, sejak awal lahirnya provinsi Sultra 55 tahun yang silam, dengan berbagai capaian di setiap periode kepemimpinannya. Pemerintah provinsi sulawesi tenggara saat ini telah berkomitmen dalam satu visi pembangunan daerah sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018-2023. "Terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat, dijabarkan dalam misi utama pembangunan daerah. Yaitu dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, agar agenda dapat berdaulat dan aman dalam bidang ekonomi, pangan,pendidikan, kesehatan, lingkungan, politik, serta iman dan taqwa,"ujarnya. Kemudian Kata Ali Mazi, bisa memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi, modern, tata kelola pemerintah desa, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten serta Kota. "Mendorong birokrasi pemerintah provinsi serta meningkatkan koneksi dan kemitraan antar pemerintah, swasta dan masyarakat dalam rangka peningkatan daya saing daerah. Melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur dan kelurahan sebagai pusat pelayanan pemerintahan serta aspek sosial ekonomi,"ulasnya. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut jelasnya, maka strategi pendekatan digunakan adalah gerakan akselerasi pemerataan pembangunan daratan dan lautan/kepulauan dengan akronim "Garbarata". "Sulawesi Tenggara dikaruniai oleh tuhan yang maha kuasa, memiliki potensi sumberdaya alam yang beragam, terutama pada sektor pertanian, pertambangan dan pariwisata. Untuk itu, mari kita melaksanakan berbagai karya nyata, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di provinsi sulawesi tenggara," harapnya. Untuk itu ia mengajak seluruh jajaran eksekutif, legislatif, yudikatif, lembaga swasta, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan semua elemen masyarakat, untuk bersama-sama dan bersinergi dalam berbagal ikhtiar guna membangun dan memajukan daerah. Sebab, dengan ikhtiar dan niat tulus serta ikhlas dengan rencana yang matang dan penuh kesadaran yang diwujudkan dalam aksi nyata, terukur dan berkesinambungan. Untuk menyikapi secara cerdas, arif dan bdaksana tidak setiap memulai yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan. "Saya berharap penyelenggaraan kegiatan HUT sultra kedepannya, dapat terus ditingkatkan melalui kemasan yang lebih informatif, edukatif, kreatif dan aktraktif. Sehingga dapat memberi nilai tambah, bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk Pemerintah konsisten melaksanakan program pembangunan secara komprehensif, parisipatif, terpadu dan berkesinambungan serta terintegrasi dan bersinergi, baik program kegiatan yang dibayar oleh APBN maupun APBD," pungkasnya. (Hrn)
  • Bagikan